Tanggung Jawab Sosial

Tanggung Jawab Sosial

Dasar
  1. Program Corporate Sosial Responsibility (CSR) atau Program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan Perusahaan adalah suatu komitmen perusahaan memiliki suatu tanggungjawab terhadap konsumen, pegawai, pemegang saham, komunitas dan lingkungan dalam segala aspek operasional perusahaan. CSR berhubungan erat dengan Pembangunan Berkelanjutan dimana ada argumentasi bahwa ada argumentasi bahwa suatu perusahaan dalam melaksanakan aktivitasnya harus mendasarkan keputusannya tidak semata berdasarkan faktor keuangan, misalnya keuntungan atau dividen melainkan juga harus berdasarkan konsekuensi social dan lingkungan untuk saat ini maupun untuk jangka panjang.
  2. Program Corporate Social Responsibility (CSR) lebih luas dari Program Kemitraan dan Bina Lingkungan (PKBL). Program PKBL focus untuk pemangku kepentingan di luar perusahaan, sedangkan Program CSR harus dilaksanakan untuk pemangku kepentingan internal maupun eksternal perusahaan.
  3. Sebagai Badan Usaha Milik Negara PT. Biro Klasifikasi Indonesia (Persero) memiliki kewajiban untuk menjalankan kegiatan Corporate Sosial Responsibility (CSR) dalam bahasa Indonesia dikenal dengan nama Tanggung Jawab Sosial Perusahaan merupakan sebagai salah satu Kepedulian dan tanggungjawab dan sosial Perusahaan kepada lingkungan serta untuk meningkatkan CITRA PERUSAHAN dimata masyarakat.
  4. PT Biro Klasifikasi Indonesia (Persero) sebagai salah satu BUMN berpartisipasi aktif dalam Program   Corporate Sosial Responsibility (CSR) atau Tanggung Jawab Sosial Perusahaan , untuk itu agar pelaksanaan program dimaksud di lingkungan PT BKI dapat berjalan efektif dan tepat guna, maka perlu disusun suatu panduan sebagai petunjuk teknis atau Standar Prosedur Operasional dalam pelaksanaannya.

Landasan – Landasan

  1. Undang-Undang No. 22 Tahun 2001 Pasal 11 ayat 3 huruf P Tentang Minyak dan Gas Bumi bahwa kegiatan usaha hulu yang dilaksanakan oleh Badan Usaha Tetap berdasarkan Kontrak Kerjasama dengan Badan Pelaksana wajib memuat ketentuan-ketentuan pokok yang salah satunya adalah ketentuan mengenai pengembangan masyarakat sekitarnya dan jaminan hak-hak masyarakat adat.
  2. Undang-Undang No. 25 Tahun 2007 Tentang Penanaman Modal Pasal 15 huruf b bahwa setiap Penanam Modal wajib melaksanakan Tanggung Jawab Sosial Lingkungan yang melekat pada setiap Perusahaan Penanaman Modal untuk tetap menciptakan hubungan yang serasi, seimbang, dan sesuai dengan lingkungan, nilai, norma dan budaya masyarakat.
  3. Undang-Undang No. 40 Tahun 2007 Bab V Pasal 74 tentang Undang-Undang Perseroan Terbatas (UUPT) mengatur mengenai Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan, yaitu :
    1. Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan merupakan kewajiban perseroan yang dianggarkan dan diperhitungkan sebagai biaya perseroan yang pelaksanaannya dilakukan dengan memperhatikan kepatutan dan kewajaran.
    2. Perseroan yang tidak melaksanakan kewajiban dikenakan sanksi sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan .
  4. Surat Edaran Menteri BUMN No. SE-21/MBU/2008 menyebutkan bahwa Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan ( TJSL ) diwajibkan kepada BUMN yang kegiatan usahanya di bidang sumber daya alam , atau kegiatan usahanya berdampak pada fungsi kemampuan sumber daya alam, walaupun BUMN di Bidang lain pun dapat saja melaksanakan TJSL.
  5. Undang-Undang No. 32 Tahun 2009 Tentang Perlindungan dan Pengelolaan Lingkungan Hidup Pasal 68 bahwa setiap orang yang melakukan usaha dan/atau kegiatan berkewajiban.
    1. Memberikan informasi yang terkait dengan perlindungan dan pengelolaan lingkungan hidup secara benar, akurat,terbuka dan tepat waktu.
    2. Menjaga kelanjutan fungsi lingkungan hidup.
    3. Menaati ketentuan tentang baku mutu lingkungan hidup dan/atau kriteria baku kerusakan lingkungan hidup
  6. Peraturan Pemerintah No. 47 Tahun 2012 Tentang Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan Perseroan Terbatas.

Tujuan dan Sasaran Pelaksanaan Program Tanggung Jawab Sosial & Lingkungan atau C S R

  1. Tujuan
    1. Secara   external   sejalan   dengan  pasal   74 Undang-Undang Nomor 40 tahun  2007   tentang   Perseroan Terbatas ,  pelaksanaan  CSR ditujukan untuk  menciptakan   hubungan  yang harmonis  dengan  lingkungan, nilai,
      norma dan budaya masyarakat setempat.
    2. Secara internal adalah membangun hubungan yang harmonis dan kondusif dengan semua pemangku kepentingan (Stakeholder) untuk mendukung pencapaian tujuan korporasi terutama dalam membangun reputasi korporasi. 
  2. Sasaran
    1. Meningkatkan kualitas kehidupan masyarakat di sekitar perusahaan
    2. Menjaga kelestarian lingkungan hidup

 Pelaksanaan Program Tanggung Jawab Sosial & Lingkungan Perusahaan atau C S  R

    • Keterlibatan Langsung
      Perusahaan menjalankan Program Tanggung Jawab Sosial & Lingkungan Perusahaan atau C S R secara langsung dengan menyelenggarakan sendiri kegiatan sosial atau menyerahkan sumbangan kemasyarakatan tanpa perantara.
    • Melalui Yayasan atau Organisasi Sosial
      Perusahaan mendirikan yayasan sendiri di bawah perusahaan atau groupnya. Biasanya perusahaan menyediakan dana awal, dana rutin atau dana abadi yang dapat digunakan secara teratur bagi kegiatan yayasan.

 

    • Bermitra dengan Pihak Lain
      Perusahaan menyelenggarakan Program Tanggung Jawab Sosial & Lingkungan Perusahaan atau C S R melalui kerjasama dengan lembaga sosial/organisasi non pemerintah, instansi pemerintah , universitas atau media massa, baik dalam mengelola dana maupun dalam melaksanakan kegiatan sosialnya.
    • Mendukung atau Bergabung Dalam Suatu Konsorsium
      Perusahaan turut mendirikan, menjadi anggota atau mendukung suatu lembaga sosial yang didirikanuntuk tujuan sosial tertentu.

 

Prinsip Dasar Program Tanggung Jawab Sosial & Lingkungan Perusahaan atau C S R

Prinsip-prinsip dasar tanggung jawab sosial & lingkungan perusahaan atau CSR  yang menjadi dasar bagi pelaksanaan yang menjiwai atau menjadi informasi dalam pembuatan keputusan dan kegiatan tanggung jawab sosial menurut  ISO 26000 meliputi :

  1. Kepatuhan kepada hukum
  2. Menghormati kepada instrument / badan-badan internasional
  3. Menghormati stakeholder dan kepentinngannya
  4. Akuntabilitas
  5. Transparansi
  6. Perilaku yang beretika
  7. Melakukan tindakan pencegahan
  8. Menghormati dasar-dasar hak asasi manusia

3 (Tiga) Pilar Program Tanggung Jawab Sosial & Lingkungan Perusahaan atau  C S R

Tanggung Jawab Sosial & Lingkungan Perusahaan atau C S R memiliki banyak bentuk dan didasarkan sejalan dengan konsep pembangunan yang berkelanjutan (Suistainable Development). Oleh karena itu terdapat 3 (tiga) pilar Program CSR yaitu :

  1. Lingkungan (Environment)
  2. Manusia (People)
  3. Ekonomi (Profit)

Manfaat yang diperoleh dari aktivitas Tanggung Jawab Sosial & Lingkungan Perusahaan atau C S R, yaitu :

  1. Tanggung Jawab Sosial & Lingkungan Perusahaan atau C S R akan mendongkrak citra positif perusahaan dalam rentang waktu panjang dan akan meningkatkan reputasi perusahaan.
  2. Tanggung Jawab Sosial & Lingkungan Perusahaan atau C S R  merupakan sebuah ikatan antara perusahaan yang melakukan tanggung jawab sosial perusahaan dengan masyarakat sekitar.
  3. Tanggung Jawab Sosial & Lingkungan Perusahaan atau C S R akan berujung pada peningkatan kinerja dan produktivitas karyawan. Dengan peningkatan kinerja dan  produktivitas, maka perusahaan akan mendapatkan keuntungan karena semangat kerja karyawan yang bertambah sehingga produksi pun semakin banyak.
  4. Mampu memperbaiki dan mempererat hubungan antara perusahaan dengan para stakeholder.
  5. Memperkuat posisi nama atau merk dagang.
  6. Peningkatan penjualan dan pangsa pasar.

Pengertian

  1. Program Tanggung Jawab Sosial & Lingkungan Perusahaan atau C S R tidak merupakan satu kesatuan dengan Program Bina Lingkungan yang selanjutnya disebut Program BL, adalah Program pemberdayaan kondisi sosial masyarakat oleh BUMN di wilayah usaha BUMN tersebut melalui pemanfaatan dana BUMN.
  2. Program Tanggung Jawab Sosial & Lingkungan Perusahaan atau  C S R adalah program yang ditetapkan dan dilaksanakan oleh BUMN Pembina di wilayah usaha BUMN yang bersangkutan, yang dilaksanakan atau dikelola oleh Unit PKBL.
  3. Unit Program Kemitraan dan Program Bina Lingkungan yang didalamnya termasuk Program Tanggung Jawab Sosial & Lingkungan Perusahaan atau  C S R adalah Unit Organisasi khusus yang dikelola BUMN Pembina dalam hal ini Direksi PT. Biro Klasifikasi Indonesia (Persero)
  4. Beban Operasional Tanggung Jawab Sosial & Lingkungan Perusahaan atau  CSR adalah beban pelaksanaan operasi Tanggung Jawab Sosial & Lingkungan Perusahaan atau  CSR yang merupakan beban BUMN Pembina diluar beban pegawai, yang dananya berasal dari BUMN Pembina.
  5. BUMN Pembina dalam hal ini PT. Biro Klasifikasi Indonesia (Persero) BUMN yang melaksanakan Program Kemitraan dan Program BL termasuk didalamnya Program  Tanggung Jawab Sosial & Lingkungan Perusahaan atau  CSR.
  6. BUMN Penyalur adalah BUMN Pembina yang dapat juga menyalurkan Dana     Tanggung Jawab Sosial & Lingkungan Perusahaan atau CSR millik BUMN Pembina Lain berdasarkan perjanjian kerjasama penyaluran.
  7. Koordinator BUMN Pembina adalah BUMN yang ditunjuk oleh Menteri BUMN untuk mengkoordinasikan BUMN Pembina dalam pelaksanaan Program Kemitraan dan Program Bina Lingkungan di dalam suatu provinsi.

Sumber  Dana

  1. Sumber Dana Program Tanggung Jawab Sosial & Lingkungan Perusahaan atau    CSR  perusahaan yang dibebankan sebagai biaya perusahaan yang ditetapkan RUPS.
  2. Besarnya alokasi dana Program Tanggung Jawab Sosial & Lingkungan Perusahaan atau C S R yang sebagaimana dimaksud pada ayat (1) dianggarkan sebagai beban perusahaan yang ditetapkan oleh Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS).
  3. Pembukuan dana Program Tanggung Jawab Sosial & Lingkungan Perusahaan atau C S R yang dananya bersumber dari anggaran yang diperhitungkan sebagai biaya, dilaksanakan sesuai dengan sistem dan mekanisme pembukuan perusahaan.

Penggunaan Dana

Program Kemitraan dan Program Bina Lingkungan lebih fokus untuk pemangku kepentingan internal sedangkan Program Tanggung Jawab Sosial & Lingkungan Perusahaan atau C S R harus dilaksanakan untuk pemangku kepentingan internal dan eksternal perusahaan. Penggunaan Dana Program Tanggung Jawab Sosial & Lingkungan Perusahaan atau CSR tidak terbatas pada yang sama dengan Program Bina Lingkungan yang mencakup antara lain :

  1. Bantuan Korban Bencana Alam;
  2. Bantuan Pendidikan dan atau Pelatihan;
  3. Bantuan Peningkatan Kesehatan;
  4. Bantuan Pengembangan Prasarana dan Sarana Umum;
  5. Bantuan Sarana Ibadah;
  6. Bantuan Pelestarian Alam;
  7. Bantuan Pengetasan Kemiskinan;     

Beban Operasional Program Tanggung Jawab Sosial & Lingkungan Perusahaan atau CS R

Beban Operasional Program Tanggung Jawab Sosial & Lingkungan Perusahaan atau  C S R menjadi beban BUMN Pembina.

Kerjasama dengan BUMN Lain

  1. Untuk meningkatkan optimalisasi pelaksanaan Program Tanggung Jawab Sosial & Lingkungan Perusahaan atau C S R, Kemitraan, BUMN Pembina dapat melakukan kerjasama dengan BUMN Penyalur dan/atau dengan Lembaga Penyalur;
  2. Lembaga Penyalur adalah lembaga yang pendiriannya memiliki landasan hukum;
  3. Kerjasama antara BUMN pembina dengan BUMN Penyalur dan/atau Lembaga Penyalur dituangkan dalam perjanjian kerjasama yang memuat antara lain :
    1. Para Pihak yang melakukan kerjasama;
    2. Maksud dan tujuan kerjasama;
    3. Jumlah Dana Program Tanggung Jawab Sosial & Lingkungan Perusahaan atau CSR  yang dikerjasamakan;
    4. Hak dan kewajiban masing-masing pihak;
    5. Jangka waktu kerjasama;
    6. Sanksi;
    7. Keadaan memaksa (force majeur) dan
    8. Penyelesaian sengketa.

Pembukuan dan Pelaporan

  1. Pembukuan atas pelaksanaan Program Tanggung Jawab Sosial & Lingkungan Perusahaan atau C S R dibukukan menjadi satu kesatuan yang tidak terpisah dengan  pembukuan PT BKI  (Persero) ;
  2. Unit PKBL menyiapkan dan menyusun Rencana Kerja serta menyusun laporan pelaksanaan program Tanggung Jawab Sosial & Lingkungan Perusahaan atau C S R berupa Laporan Triwulanan dan Laporan Tahunan yang merupakan bagian tak terpisahkan dari Laporan Managemen perusahaan sesuai dengan ketentuan yang berlaku .

Kantor Cabang BUMN Pembina

BUMN Pembina yang memiliki Kantor Cabang/Perwakilan di daerah dapat melaksanakan program Tanggung Jawab Sosial & Lingkungan Perusahaan atau C S R BUMN Pembina di wilayah Kantor Cabang / Perwakilannya dengan mempertimbangkan dana yang tersedia dan kondisi wilayahnya serta manfaatnya.

Pedoman Akuntansi Program Tanggung Jawab Sosial & Lingkungan Perusahaan atau  C S R

Penerapan pedoman akuntansi Program Tanggung Jawab Sosial & Lingkungan Perusahaan atau C S R bertujuan untuk terciptanya informasi keuangan Program Tanggung Jawab Sosial & Lingkungan Perusahaan atau C S R yang accountable (wajar dan dapat diandalkan) yang mengacu pada sistem dan prosedur akuntansi perusahaan.

Side Menu